Upskilling & Reskilling Guru SMK Tahun 2026 - Angkatan 22

Fiber Optic & FTTH

Penyelenggara: BBPPMPV BOE Malang

Nama Peserta
EKA ADI FIRMANDA, S.Pd
Materi Jaringan Fiber Optik
Pengenalan FTTH & Fiber Optic Menu Utama

FTTH (Fiber to the Home) adalah arsitektur jaringan kabel optik yang menghubungkan pusat penyedia layanan (Central Office / Server Provider) langsung hingga ke rumah pelanggan dengan menggunakan media transmisi berupa serat optik penuh.

Diagram Arsitektur Jaringan FTTH End-to-End

Central Office (OLT) Feeder Cable ODC Splitter 1:8 Distribution ODP Splitter 1:8 Drop Cable Roset (OTP) Indoor Cord ONT (Rumah)

Segmen A: Feeder Network

CO ke ODC

Menghubungkan OLT di Central Office (CO) menuju Optical Distribution Cabinet (ODC). Memakai kabel feeder berkapasitas besar (biasanya 24 hingga 144 Core).

Perangkat Utama: OLT, ODF (Optical Distribution Frame), Kabel Feeder, ODC.

Segmen B: Distribution Network

ODC ke ODP

Kabel distribusi mendistribusikan sinyal dari ODC (yang telah terbagi oleh Passive Splitter 1:4 / 1:8) menuju ODP di tiang atau area pemukiman warga.

Perangkat Utama: ODC, Splitter Utama, Kabel Distribusi (12-24 Core), ODP.

Segmen C: Drop Cable Network

ODP ke Roset / OTP

Jaringan penanggal yang menghubungkan ODP di tiang luar menuju OTP (Optical Termination Premise) / Roset di dinding luar atau dalam rumah pelanggan.

Perangkat Utama: ODP, Drop Core Cable (1-2 Core), Roset / OTP.

Segmen D: Indoor / Home Network

Roset ke ONT

Bagian jaringan dalam rumah yang menghubungkan Roset ke perangkat ONT (Optical Network Terminal) / Modem menggunakan Patch Cord indoor.

Perangkat Utama: Roset Optik, Patch Cord Indoor, ONT / Modem.

Peralatan, Jenis Kabel & Splicing Fiber Optic

Kumpulan alat kerja standar FTTH, klasifikasi jenis kabel fiber optik, serta langkah-langkah penyambungan kabel (Splicing).

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik FTTH

Multi Core Feeder Cable

Kabel outdoor berkapasitas besar (24 - 144 Core) dengan pelindung kawat baja (Armored) untuk ditanam tanah (direct buried) atau saluran udara (aerial).

Distribution Cable

Kabel berkapasitas sedang (6 - 24 Core) yang mendistribusikan sinyal dari ODC ke ODP di sepanjang jalan pemukiman.

Drop Core Cable (1-2 Core)

Kabel pipih berisolasi hitam dengan kawat penguat (Messenger Wire) untuk menarik jalur dari ODP tiang ke rumah pelanggan.

Patch Cord & Pigtail

Patch Cord: Kabel pendek dengan konektor di kedua ujungnya. Pigtail: Kabel dengan konektor di 1 ujung, ujung lainnya disambung splicing.

Single Mode (SM) vs Multi Mode (MM)

Single Mode (OS1/OS2 - Kuning) Core sangat kecil (9 µm). Dipakai jaringan jarak jauh / FTTH GPON karena redaman sangat kecil.
Multi Mode (OM1-OM5 - Oranye/Aqua) Core besar (50/62.5 µm). Dipakai transmisi jarak pendek (Data Center / LAN).

Katalog Alat & Perangkat Kerja FTTH

Panduan Prosedur Splicing (Penyambungan Core)

1
Persiapan & Pengupasan Jaket Kabel

Kupas jaket pelindung luar kabel menggunakan Stripper/Stripping tool. Pisahkan tube warna serta bersihkan jelly pembersih kabel menggunakan alkohol 95% dan tisue bebas serat (lint-free wipes).

2
Pemasangan Protection Sleeve

Masukkan plastik pelindung sambungan (Protection Sleeve / Serobong) ke salah satu ujung core fiber sebelum dilakukan pemotongan presisi.

3
Pengupasan Cladding & Pemotongan dengan Cleaver

Kupas lapisan coating seluas 2-3 cm menggunakan Miller stripper. Bersihkan core dengan alkohol. Potong core secara tegak lurus (90 derajat) menggunakan Fiber Cleaver.

4
Proses Fusion Splicing di Mesin

Letakkan kedua ujung fiber pada V-groove mesin Fusion Splicer. Jalankan mode Auto Splice. Pastikan hasil leburan memiliki perkiraan loss < 0.03 dB.

5
Pemanasan Protection Sleeve & Penataan Splice Tray

Geser protection sleeve tepat di titik sambungan, lalu panaskan di heater Splicer. Setelah dingin, rapikan dan simpan kabel pada Splice Tray dengan memperhatikan benderadius minimum.

Standar Kode Warna Fiber Optik (TIA/EIA-598)

Standar internasional pengkodean warna untuk identifikasi Tube dan Core serat optik (12 Warna Dasar).

Tips Menghafal Jitu (Jembatan Keledai): "BOHCA - MPHKUT"
Biru, Orange, Hijau, Cokelat, Abu, Putih, Merah, Hitam, Kuning, Ungu, Pink, Toska.

Interactive Fiber Tube & Core Finder (Core 1 - 144)

Masukkan nomor urut core kabel fiber optik untuk mengetahui warna Tube dan warna Core secara otomatis!

12 Warna Standar TIA/EIA-598

Perhitungan Nilai Redaman & Link Power Budget

Teori redaman (Attenuation), standar parameter rugi-rugi optik, rumus perhitungan, dan kalkulator praktis GPON FTTH.

Standard Loss Rates (Rugi Optik)

  • Kabel SM ( Panjang gelombang 1310nm ) ~0.35 dB / km
  • Kabel SM ( Panjang gelombang 1550nm ) ~0.20 dB / km
  • Sambungan Fusion Splice 0.05 - 0.1 dB / sambungan
  • Konektor (SC/UPC, SC/APC) 0.25 - 0.5 dB / konektor
  • Target Terima RX ONT Normal -15 dBm s/d -25 dBm
  • Batas Sensitivitas Maksimum RX ONT -28 dBm (Sensitivitas Limit)

Redaman Passive Splitter & Rumus

1 : 2
~ 3.5 dB
1 : 4
~ 7.2 dB
1 : 8
~ 10.5 dB
1 : 16
~ 14.1 dB
1 : 32
~ 17.5 dB
1 : 64
~ 20.5 dB
Rumus Utama Link Power Budget:

Loss Total (dB) = (Panjang Kabel × Loss Rate) + (Jml Splice × Loss Splice) + (Jml Konektor × Loss Connector) + Loss Splitter + Safety Margin

Rx Power (dBm) = Tx Power (dBm) - Loss Total (dB)

Kalkulator Link Power Budget Interactive

Standar OLT Class B+: +1.5 s/d +5 dBm
Estimasi loss 0.1 dB/splice
Estimasi loss 0.3 dB/konektor
Nilai toleransi perbaikan jaringan di masa depan (Standar 2.0 dB)